BALIKPAPAN – Mahasiswa Institut Teknologi Kalimantan (ITK) melalui program Inovasi Sosial melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (Pengmas) bersama Kelompok Aneka Tani KM 24 Balikpapan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendukung penguatan identitas kawasan sekaligus membantu memperkenalkan potensi hasil pertanian kelompok tani kepada masyarakat.
Program tersebut dilaksanakan melalui kolaborasi mahasiswa dari Program Studi Sistem Informasi dan Teknologi Pangan di bawah bimbingan dosen Nursanti Novi Arisa, M.Kom. dan M. Ihsan Alfani P., S.Tr.Kom., M.Kom.
Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah pembuatan dan pemasangan plang nama Kelompok Aneka Tani di tepi jalan utama menuju kawasan perkebunan. Plang tersebut menjadi penanda lokasi sekaligus media informasi bagi masyarakat yang melintas maupun yang ingin berkunjung ke kawasan pertanian.
Sebelumnya, minimnya penanda lokasi menjadi salah satu kendala dalam mengenalkan keberadaan Kelompok Aneka Tani kepada masyarakat. Padahal, kawasan tersebut memiliki potensi perkebunan dengan berbagai komoditas buah yang dihasilkan oleh petani setempat.
Melalui pemasangan plang, lokasi kelompok tani kini dapat dikenali dengan lebih mudah. Keberadaan penanda tersebut juga diharapkan membantu masyarakat, calon pembeli, maupun mitra yang ingin mengetahui lokasi dan memperoleh hasil pertanian langsung dari kelompok tani.
Tidak hanya berfokus pada penguatan identitas kawasan, tim Pengmas ITK juga memberikan pendampingan penggunaan alat pengolahan buah kepada anggota kelompok tani. Pendampingan dilakukan untuk memberikan pemahaman mengenai cara penggunaan dan pengoperasian peralatan sehingga dapat dimanfaatkan secara tepat dan mandiri dalam mendukung pengolahan hasil panen.
Kolaborasi mahasiswa dari dua program studi memberikan pendekatan yang saling melengkapi dalam pelaksanaan kegiatan. Bidang Sistem Informasi berkontribusi dalam penguatan informasi dan identitas kawasan, sementara bidang Teknologi Pangan mendukung aspek pemanfaatan dan pengolahan hasil pertanian.
Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bentuk penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Program tidak hanya diarahkan pada penyediaan fasilitas, tetapi juga pada peningkatan kemampuan kelompok tani dalam memanfaatkan potensi yang telah dimiliki.
Melalui pemasangan plang nama dan pendampingan pengolahan hasil pertanian, tim ITK berharap keberadaan Kelompok Aneka Tani KM 24 Balikpapan semakin dikenal masyarakat. Kemudahan akses informasi dan peningkatan kemampuan pengolahan hasil panen diharapkan dapat membantu memperluas peluang pemasaran serta memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi kelompok tani.



