SUKAMARA – Bupati Sukamara, Masduki, bersama Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Sukamara menyalurkan bantuan air bersih dan suplemen kesehatan kepada masyarakat di Kelurahan Padang.
Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Sukamara terhadap masyarakat yang terdampak musim kemarau dan paparan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
“Melalui bantuan ini, kami berharap kebutuhan air bersih masyarakat dapat terbantu dan kondisi kesehatan warga tetap terjaga. Kami juga mengimbau masyarakat agar selalu menjaga kesehatan serta mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi kabut asap semakin pekat,” kata Masduki.
Penyaluran bantuan tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam merespons kebutuhan masyarakat yang terdampak kondisi lingkungan, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan dasar dan perlindungan kesehatan.
“Pemerintah Kabupaten Sukamara berkomitmen untuk terus memantau kondisi masyarakat serta mengupayakan langkah-langkah penanganan sesuai kebutuhan di lapangan,” bebernya.
Melalui sinergi pemerintah daerah, TP-PKK, dan masyarakat, diharapkan dampak musim kemarau dan kabut asap dapat diminimalkan sehingga aktivitas warga tetap berjalan dengan baik.
“Pemerintah daerah juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga kesehatan, mencukupi kebutuhan air bersih, serta segera mencari pertolongan medis apabila mengalami gangguan kesehatan yang diduga berkaitan dengan paparan kabut asap,” pungkasnya. MENYALURKAN : Bupati Sukamara, Masduki, saat menyalurkan bantuan air bersih, belum lama ini.
Bupati Salurkan Bantuan Air Bersih dan Suplemen Kesehatan bagi Warga Padang Sukamara
SUKAMARA – Bupati Sukamara, Masduki, bersama Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Sukamara menyalurkan bantuan air bersih dan suplemen kesehatan kepada masyarakat di Kelurahan Padang.
Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Sukamara terhadap masyarakat yang terdampak musim kemarau dan paparan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
“Melalui bantuan ini, kami berharap kebutuhan air bersih masyarakat dapat terbantu dan kondisi kesehatan warga tetap terjaga. Kami juga mengimbau masyarakat agar selalu menjaga kesehatan serta mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi kabut asap semakin pekat,” kata Masduki.
Penyaluran bantuan tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam merespons kebutuhan masyarakat yang terdampak kondisi lingkungan, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan dasar dan perlindungan kesehatan.
“Pemerintah Kabupaten Sukamara berkomitmen untuk terus memantau kondisi masyarakat serta mengupayakan langkah-langkah penanganan sesuai kebutuhan di lapangan,” bebernya.
Melalui sinergi pemerintah daerah, TP-PKK, dan masyarakat, diharapkan dampak musim kemarau dan kabut asap dapat diminimalkan sehingga aktivitas warga tetap berjalan dengan baik.
“Pemerintah daerah juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga kesehatan, mencukupi kebutuhan air bersih, serta segera mencari pertolongan medis apabila mengalami gangguan kesehatan yang diduga berkaitan dengan paparan kabut asap,” pungkasnya.



