SUKAMARA — Masih dalam rangkaian kunjungan kerja untuk menindaklanjuti hasil audiensi bersama masyarakat Desa Sukaraja, Bupati Sukamara, H. Masduki, S.T., meninjau langsung sejumlah rumah ibadah di desa tersebut, Kamis (1/10/2026).
Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi sarana ibadah yang membutuhkan perhatian dan dukungan. Salah satunya adalah tapak pembangunan Masjid Babul Jannah yang hingga kini masih sebatas pondasi setelah pembangunan sempat terhenti akibat keterbatasan dana swadaya masyarakat.
Selain itu, Bupati juga meninjau tiga gereja di Desa Sukaraja, yakni GKE Sukaraja, GBI Jemaat El Shadai, dan GPdl Jemaat Getsemani. Ketiga rumah ibadah tersebut membutuhkan perawatan maupun penyelesaian renovasi bangunan yang sebelumnya belum dapat dituntaskan.
Bupati Masduki mengatakan, peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi sarana ibadah sekaligus mendengar kebutuhan masyarakat. Menurutnya, fasilitas keagamaan merupakan bagian penting dalam kehidupan masyarakat dan perlu mendapat perhatian secara proporsional.
“Kita turun langsung untuk melihat kondisi rumah-rumah ibadah dan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Pemerintah daerah akan melihat dan menindaklanjuti sesuai dengan kemampuan serta ketentuan yang ada,” ujar Masduki.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Sukamara berkomitmen memberikan perhatian terhadap fasilitas keagamaan tanpa membedakan latar belakang agama masyarakat.
“Semua masyarakat memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pelayanan dan perhatian dari pemerintah. Kita ingin rumah ibadah dapat digunakan dengan baik, aman, dan nyaman oleh masyarakat,” katanya.
Hasil peninjauan tersebut selanjutnya akan menjadi bahan evaluasi dan koordinasi Pemkab Sukamara dalam menentukan langkah penanganan, termasuk kemungkinan dukungan terhadap pembangunan Masjid Babul Jannah serta renovasi sejumlah gereja di Desa Sukaraja.
Masduki berharap perhatian dan dukungan terhadap sarana ibadah dapat memperkuat kehidupan sosial masyarakat sekaligus menjaga kerukunan dan toleransi antarumat beragama di Kabupaten Sukamara.
“Harapan kita, sarana ibadah di Desa Sukaraja dapat terus dibenahi sehingga masyarakat dapat beribadah dengan nyaman. Yang paling penting, kebersamaan dan kerukunan antarumat beragama tetap kita jaga,” pungkasnya.(nah)



