NUSANTARAMENYAPA.COM, PALANGKA RAYA – Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia, Dr. Andi Muhammad Yuslim Patawari, menegaskan bahwa kolaborasi antara dunia usaha dan pemerintah merupakan fondasi utama dalam membangun perekonomian daerah yang tangguh, inklusif, dan mampu menciptakan lapangan kerja yang lebih luas.
Pernyataan tersebut disampaikan menjelang pelaksanaan Musyawarah Provinsi (Musprov) VIII KADIN Kalimantan Tengah. Menurutnya, Kamar Dagang dan Industri (KADIN) harus terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong pertumbuhan investasi, meningkatkan daya saing pelaku usaha, serta memperluas peluang ekonomi hingga ke daerah.
Ia menilai, keberhasilan pembangunan ekonomi tidak hanya diukur dari pertumbuhan investasi, tetapi juga dari kemampuan dunia usaha menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat melalui peningkatan kesempatan kerja dan penguatan ekonomi lokal.
“KADIN adalah mitra pemerintah yang harus terus kita kembangkan menjadi lebih baik dan bagus ke depannya. Sinergi ini menjadi kunci agar pelaku usaha dapat berkontribusi nyata dalam menciptakan lapangan kerja. Tujuannya jelas, memajukan dunia usaha di Kalimantan Tengah, mulai dari tingkat provinsi hingga menyentuh kabupaten dan kota,” ujar Dr. Andi Muhammad Yuslim Patawari.
Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa pengembangan dunia usaha harus diiringi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Menurutnya, tenaga kerja yang kompeten akan menjadi modal penting dalam menciptakan iklim investasi yang sehat sekaligus meningkatkan daya saing daerah.
Upaya tersebut, kata dia, telah mulai diwujudkan melalui Program Mahasiswa Entrepreneur "MATANG" (Miliarder Huma Betang) yang diluncurkan KADIN Kalimantan Tengah pada Rapat Pimpinan Provinsi (Rapimprov) KADIN Kalteng tanggal 22–23 Desember 2025.
Program tersebut dinilai sebagai langkah strategis untuk mencetak generasi muda yang berjiwa wirausaha, sekaligus memperkuat ekosistem investasi dan mendorong lahirnya SDM unggul di Kalimantan Tengah.
“Di Kalteng ini ada program Mahasiswa Entrepreneur ‘MATANG’. Ini adalah program yang sangat bagus untuk terus disosialisasikan agar tercipta ekosistem investasi yang kuat di Kalteng, serta melahirkan penyedia sumber daya manusia yang unggul,” tegas Dr. Andi Muhammad Yuslim Patawari.
Ia juga memastikan akan menghadiri Musprov VIII KADIN Kalimantan Tengah beserta pelantikan kepengurusan baru yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis–Jum'at, 9–10 Juli 2026. Menurutnya, agenda tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi dan membangun sinergi yang lebih erat antara KADIN, pemerintah, dan seluruh pelaku usaha di Kalimantan Tengah.
“Saya akan hadir di Musprov dan pelantikan KADIN Kalteng. Harapan kita bersama bahwa KADIN Kalteng akan bersinergi dengan para pelaku usaha dan pemerintah, baik di tingkat provinsi maupun daerah, untuk bersama-sama memajukan ekonomi Kalimantan Tengah,” ungkapnya.
Reporter: Nurul Hidayah
Editor: Aris Kurnia Hikmawan












