BALIKPAPAN - Faiz, selaku Ketua Tim KKN menyampaikan bahwa kegiatan pengajian anak-anak yang rutin dilaksanakan di Musholla Baitul Jannah Perumahan Griya Diva, belum memiliki sistem pencatatan dan pelaporan perkembangan murid yang terstruktur. Para pengurus TPQ kesulitan dalam mengelola data absensi, capaian hafalan, dan nilai murid secara rapi dan mudah diakses. Kegiatan penilaian masih bersifat konvensional dimana para guru memberikan dan menyimpan hasil penilaian pada sebuah file Excel. Pemberian rapor hasil pembelajaran juga masih secara konvensional dimana guru memasukkan data secara manual pada lembar rapor. Kedua hal ini memiliki kekurangan dimana terdapat kemungkinan kesalahan dalam memasukkan data dikarenakan setiap data seperti presensi, nilai, dan pencapaian masih dimasukkan dan di sinkronisasi antara satu sama lain secara manual. Selain itu, para orang tua tidak memiliki akses informasi mengenai progres anak mereka dalam kegiatan pengajian.
Kondisi tersebut melatarbelakangi Tim untuk mengembangkan sistem informasi pengajaran TPA Baitul Jannah yang bertujuan untuk mentransformasikan kegiatan penilaian dan pemberian rapor hasil pembelajaran menjadi berbasis digital. Sistem informasi ini memiliki fitur dimulai dari manajemen murid, manajemen kelas, manajemen presensi, manajemen pencapaian, dan penilaian rinci untuk tiap-tiap murid di masing-masing kelas. Kemudian data dari semua fitur ini saling terhubung dan dimasukkan secara otomatis pada rapor akhir hasil pembelajaran sehingga meminimalisir kemungkinan salah masukkan data.
Selanjutnya, tim memberikan pelatihan langsung kepada pengurus TPQ mengenai cara penggunaan sistem, mulai dari manajemen website, login dengan role tertentu, pengoperasian dasar website termasuk input dan melihat data. Berdasarkan hasil evaluasi, pengurus menyatakan sistem sangat membantu dan lebih efisien dibanding pencatatan manual.






